Kopi VS Es Krim
Hallo,
selamat nganu semuanyaaahhh, selamat mencintaikuhh. Gue datang lagi, karena
akan membahas tentang sesuatu yang menjadi favorite gue; kopi dan eskrim. Jangan
tanya lebih enak yang mana, karena mereka berdua itu nghhhhh banget.
Kopi adalah
sejenis minuman berwarna gelap, pahit tetapi nikmat. Di setiap seduhannya, dia
punya rasa dan cerita yang berbeda untuk harimu. Bahkan sebiji kopi punya
cerita yang berbeda dengan biji kopi yang lainnya. Sama seperti hidupku dan
dirimu, berbeda dan itu yang membuatnya lebih nikmat dan selalu enak untuk
dinikmati.
Kintamani?
Aceh Gayo? Lampung? Toraja? Luwak? Atau latte? Terlalu banyak jenis kopi
didunia, tapi setiap orang punya kopi favoritnya sendiri. Entah karna alasan
apa, tapi pasti beda. Sama kaya gue, gue lebih suka kintamani, eh tapi kopi
lampung oke juga, em.. cappucino? Ah itu juga enak, eh eh kopi toraja juga
nikmat, nganu kopi jawa juga enak sih :v. Fakk jadi mayak gini. Ahhh, kopi itu
terlalu nikmat sampao gue susah pilih yang mana. Huh
Dari beberapa
kopi yang gue minum, dia punya cita rasa dan aroma yang berbeda, sangat berbeda,
mereka punya bau dan rasa yang khas. Tapi sejauh ini bau yang paling enak di
hidung gue Cuma kopi kapal api, ga tau kenapa juga sih, beneran deh ga tau
kenapa kapal api baunya enak banget. Apa jangan-jangan ada yang salah sama
hidung gue, yolohh.
Masih masalah
aroma kopi. Ga tau kenapa sampe sekarang kalo cium bau kopi, perut gue langung
bunyi, laper. Errrr, sama kaya saat ini, iyee saat gue lagi nulis ini gue lagi
menyeduh segelas besar kopi lampung dan aromanya bikin lafar.
Dari segala
jenis kopi, gue pengen coba kopi gajah. Iyaaa kopi gajah, yang katanya lebih
enak dari kopi luwak dan yang katanya mahal banget itu. Eh, tapi kayanya
beneran mahal sih ya. Terakhir gue baca disalah satu artikel online, harga
secangkir kopi gajah mencapai 500k. Gile aja broh, 500k Cuma dibuat minum
secangkir kopi. Buat bocah seumuran gue, itu bisa kali ya dibuat hidup sebulan
atau beli jenis kopi yang lainnya ya kaya arabica, robusta, em.. es krim
jugaak. Tapi mungkin buat seorang yang benar-benar “gila” kopi+berduit, itu
biasa aja.
Menurut berita
yang gue baca juga diartikel online itu, kopi gajah bakal mengalahkan kedudukan
kopi luwak dari Indonesia. Kopi luwak termasuk kopi mahal+enak didunia loh. Gilak
gilak gilak. Sekarang sih, masih menurut artikel online, harga kopi luwak
perkilonya bisa mencapai 1juta, tergantung jenis kopinya. Wah mahal yahh, bikin
nyutnyutan takut pengen dan lagi nggak ada duit.
Selanjutnya,
eskrim. Em.. eskrim itu makanan atau minuman sih? Gue bingung tapi gue suka
eskrim. Melambangkan sebuah keceriaan. Warnanya, rasa manisnya, emang beda dari
kopi. Tapi gue juga suka eskrim, seneng banget. Bahkan temen-temen gue suka gue
palakin eskrim, beberapa kali juga mereka ngebeliin gue eskrim. Enaknyaa hidup.
Gue ngga
terlalu tau banyak soal eskrim sebenernya, gue Cuma penikmat eskrim. Cuma bisa
bedain ini eskrim terbuat dari susu apaan. Es krim itu emang manis,
warna-warni, tapi ga ada baunya. Buat tahu mana eskrim yang enak atau engga,
gue Cuma bisa mengandalkan insting seorang manusia. Beda sama kopi, yang dari
baunya aja udah ketahuan.
Gue punya
2 rasa favorit es krim, rum dan vanila. Alasannya? Ngga tau juga sih. Tapi kalo
di kasih eskrim rasa lain, tetep gue terima kok. Es krim yang pake cone lebih
enak daripada yang pake cup, ga tau kenapa juga sih. Wuh, lagi-lagi ngga tau.
Es krim
itu bikin ketagihan, naikin mood dan pengisi saat gue galau. Kalo lagi ada
duit, dalam sehari gue bisa habis 2-4 eskrim, ngga mayak-mayak amat kan? Nah kalo
ngga ada duit? Ya semampunya aja, kalo ada yang ngasih ya diterima kok dengan
senang hati.
Entah,
kopi dan eskrim itu sebagian dari hidup gue. Eskrim menggambarkan kebahagiaan
yang harus dinikmati, dan kopi menggambarkan kepahitan hidup yang bisa dan
tetap harus dinikmati. Eskrim dan kopi itu punya cerita sendiri dihidup gue,
ada senengnya ada enggaknya. Nggak tahu juga, dari dua itu yang paling ngghhhhh
dihati yang mana. Jadi jangan paksa gue buat milih salah satu dari dua itu, gue
ngga mau mengkhianati es krim yang selalu ada waktu gue galau, dan gue juga
ngga mau mengkhianati kopi yang ada disaat gue ngegame dan ngerjain tugas. Iya,
mereka selalu ada disaat gue lagi butuh.
Mungkin ini
sekilas dari cerita gue soal kopi dan es krim. Lain kali kalo ada kesempatan,
gue bakal cerita lagi. Byebye
Komentar
Posting Komentar